Ahmad Arief W (11523002)

December 19th, 2011 by 11523002


/* Style Definitions */
table.MsoNormalTable
{mso-style-name:”Table Normal”;
mso-tstyle-rowband-size:0;
mso-tstyle-colband-size:0;
mso-style-noshow:yes;
mso-style-priority:99;
mso-style-qformat:yes;
mso-style-parent:”";
mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt;
mso-para-margin-top:0cm;
mso-para-margin-right:0cm;
mso-para-margin-bottom:10.0pt;
mso-para-margin-left:0cm;
line-height:115%;
mso-pagination:widow-orphan;
font-size:11.0pt;
font-family:”Calibri”,”sans-serif”;
mso-ascii-font-family:Calibri;
mso-ascii-theme-font:minor-latin;
mso-hansi-font-family:Calibri;
mso-hansi-theme-font:minor-latin;
mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;
mso-bidi-theme-font:minor-bidi;
mso-fareast-language:EN-US;}

1. Mengapa suatu program aplikasi yang dibuat untuk suatu sistem operasi
tidak bisa dijalankan di sistem operasi lain? Misal, Mozilla Firefox yang
dibuat untuk sistem operasi Windows tidak bisa dipasang (install) dan lalu
dijalankan di Linux. Jelaskan.

Mengapa Demikian??

Karena Windows dan Linux punya cara kerja dan compatibility tersendiri, perbedaan nya dapat dilihat di bawah ini.

Perbedaan Mendasar Linux dan Windows

Berdasarkan pengamatan saya, perkembangan GNU (dibaca:gnu;dengarkan: /gnu:/) Linux dan OSS (Open Source Software) selama 7 tahun terakhir cukup fantastis. Proyek GNU Linux, yang memang hanyalah sebuah proyek pengerjaan kernel sistem operasi, dikerjakan secara kebersamaan (kalau bahasa sini: keroyokan) untuk bisa memenuhi keinginan para pemakai. Beberapa tahun belakangan ini, Linux bukan lagi konsole hitam dan tulisan putih yang tidak memerlukan sebuah mouse, namun sudah menjadi model sistem operasi yang patut disejajarkan dengan Macintosh keluaran Apple.Inc., tengok aja proyek composite desktop gila-gilaan seperti Compiz-Fusion (gabungan Beryl dan Compiz), model docking dan desktop slide milik Macintosh sudah bukan lagi menjadi role model untuk keluarga Apple saja, sekarang hampir semua Linux mampu melakukannya . Microsoft pun sudah mulai memperhitungkan keberadaan sistem operasi open source ini dengan (ikut-ikutan) membuat sebuah divisi open source.

Perbedaan Mendasar

Perbedaan paling mendasar adalah bahwa proyek Linux sebenernya adalah proyek pengerjaan sebuah kernel, sedangkan Microsoft tidak mengerjakan kernel saja tetapi semua aspek dalam sistem operasi (desain, multi task, window manager, compatibility, dll). Apa yang sekarang kita lihat pada Linux adalah proyek keroyokan yang melibatkan orang-orang diseluruh dunia yang mendukung Linux. Namun perbedaan yang paling umum dibicarakan adalah perbedaan antara open source dan closed source.

User Interface

Sejak pertama kali dikenalkan oleh komputer, penulis menggunakan Windows sebagai sistem operasi. Windows memiliki antar muka yang menarik dan mudah dipelajari, sejak Windows XP pengguna Windows semakin bertambah banyak, hal tersebut karena tampilannya yang user friendly.

Pada Linux, antar muka untuk user ada 2 bagian; Text User Interface (TUI) dan Graphical User Interface (GUI). Untuk TUI, tampilannya hanya warna hitam sebagai latar belakang dan tulisan yang berwarna putih. Sedangkan untuk GUI, ada 3 model desktop yang terkenal yaitu KDE, GNOME, dan Xfce. Ketiga desktop ini memiliki tampilan yang menarik dan dibangun sesuai kebutuhan. Untuk komputer dengan perangkat keras yang cukup tinggi levelnya dapat menggunakan KDE dan GNOME, namun untuk komputer tua, lebih disarankan menggunakan Xfce, karena minim terhadap resource komputer.

File System

Sistem file dari kedua sistem operasi ini berbeda sangat jauh. Pada Windows, dikenal 3 sistem file sistem yaitu FAT (12/16/32 ) dan NTFS. FAT32 sendiri sudah sangat tidak disarankan karena beberapa kelemahan dalam handling file dan direktori, serta batas kapasitas untuk ukuran per-file sebanyak 4 GB (Giga Byte) saja. Microsoft memperbaiki itu semua dengan mengeluarkan sistem file NTFS yang jauh lebih baik daripada FAT32.

Pada Linux, ada beberapa sistem file yang dapat digunakan sesuai kebutuhan:

Untuk perbandingan antar sistem file di Linux, silahkan baca-baca disini dan disini. Sedangkan untuk default sistem file di Linux biasanya menggunakan Ext3 karena kompatibilitas dan reliability yang telah diuji.

Hierarchy File Sistem

Pada sistem operasi Windows, semua keperluan sistem operasi terletak pada %systemroot%\WINDOWS dan %systemroot%\WINDOWS\System32\. Profile user terdapat di %driveletter%\%userprofile%\ (biasanya di C:\>Documents and Settings\[user]\).

Sedangkan pada Linux, berbeda total dari Windows dan sedikit perlu pemahaman. Silahkan lihat-lihat situs Pathname (situs resmi untuk hirarki sistem file Linux) untuk lebih jelasnya.

Software dan Package Management

Untuk software di Windows tidak terlalu sulit mencari dan menginstallnya pada komputer, karena memang bertebaran di internet. Software di Windows (Windows Installer) mengenal ekstensi EXE dan MSI, sedangkan pada Linux terdapat sekitar 4 model software (selanjutnya akan di sebut paket) untuk proses instalasi.

Paket di Linux tidak terlalu sulit didapat karena biasanya disediakan oleh pembuat distribusi Linux, apabila tidak terdapat paket yang didukung oleh pembuat distribusi Linux, pengguna dapat melakukan kompilasi dari source code pengembang software. Berikut pembagian paket-paket berdasarkan beberapa distribusi Linux dan program peng-installnya. Untuk beberapa distro turunan akan mengikuti distro yang diturunkan, misalkan Fedora, karena merupakan turunan distro Redhat, maka menggunakan RPM sebagai ekstensi paket dan yum atau rpm atau packagekit untuk manajemen paketnya.

2. Video streaming memungkinkan kita menonton video di Internet tanpa
harus mengunduh (download) keseluruhan file-nya terlebih dulu. Contoh video
streaming adalah menonton video di Youtube. Video streaming menggunakan
suatu mekanisme yang disebut buffering. Jelaskan cara kerja video
streaming. Mengapa perlu buffering?

Pengertian Video Streaming

Video :  Suatu perangkat yang berfungsi sebagai penerima gambar dan suara.

Streaming :  Proses penghantaran data dalam aliran berkelanjutan dan tetap yang memungkinkan pengguna mengakses dan menggunakan file sebelum data dihantar sepenuhnya.

Video Streaming ialah salah satu cara untuk mengetahui informasi atau berita secara audio maupun visual dari seluruh dunia melalui internet. Berbeda seperti mendownload file dan menjalankannya di komputer bila download telah selesai. Dengan streaming kita dapat mendengar dan melihat langsung tanpa perlu mendownload semua file. Teknologi video streaming ini memungkinkan kita menonton televisi atau video secara live. Teknologi streaming yang berkembang adalah audio streaming dan radio streaming. Adapun yang membuat lambatnya video streaming adalah kecepatan waktu yang dibutuhkan untuk video buffer yang akan memungkinkan lebih banyak waktu daripada menonton video itu sendiri.

Cara kerja video streaming

Pada sisi client :

Jika server http://streaming.com share video publik melalui web, maka client yang terhubung ke dalam jaringan server tersebut dapat mengakses video tersebut atas izin server streaming. Pada komputer client, kita hanya perlu membuka web browser seperti firefox atau google chrome untuk mengakses video tersebut dengan cara mengetikkan URL-nya (http://streaming.com), maka kita dapat menikmati fasilitas video streaming tersebut.

Pada sisi server :

Pada komputer server bertugas untuk share video melalui web agar mudah di akses oleh client tanpa memasukkan nomor IP. Misalnya kita menyimpan videonya di http://streaming.com, maka di komputer client hanya perlu mengetik URL http://streaming.com dan kita tidak perlu mengetikan nomor IP.

buffering itu sama saja dengan download. Sederhananya, kalau kita buffering video trus ujung-ujungnya kita download juga agar bisa video tersebut disimpan, sama aja kita mengerjakan dua hal yang sama. Kenapa sama? Soalnya video yang udah di buffering tadi ternyata tersimpan di suatu tempat yang tersembunyi tanpa perlu lo download lagi. Berikut cara kerjanya, pertama buffer dulu sampai selesai video yang mau di lihat atau ujung-ujungnya lo download , lalu save.

Kedua, tampilin semua file atau folder yang tersembunyi di desktop anda,Setelah semua file yang tersembunyi muncul, kita langsung ke C/Users/”nama desktop lo”/Appdata/Local/Mozilla/Firefox/Profiles/(nfwjq3om.default)/Cache. Yang di dalam kurung itu tergantung desktop masing-masing,

Nah yang terakir, biasanya video yang kita buffer sizenye agak besar jadi urutin aja filenya dari yang ukuran filenya lebih besar paling atas. Habis itu, di filenya klik kanan trus Open With pilih media player apa aja misalnya Media Player Classic daaan JENG..JENG!! file itu bakalan jalan di media player. Sama aja kan kayak kita ngdownload tu video, biar gampang rename aja videonya trus dibelakang namanya kasih tipe file video *.mp4 *.3gp *.flv, misalnya moymoypalaboy.mp4 .